SEDERET INFO-INFO

MEMBERIKAN INFORMASI TERUNIK, TERPERCAYA, TERDEPAN (2019 ANTI HOAX)

24 Desember 2013

Penyebab Asam Urat


 
 
 
 
Asam urat merupakan hasil produksi dari tubuh kita sendiri, sehingga keberadaan asam urat ini bisa normal dalam darah dan juga urin. Namun, sisa dari metabolisme protein makanan yang mengandung purin juga menghasilkan asam urat. Itulah yang menyebabkan kadang kadar asam urat seseorang bisa meningkat bila kita mengkonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi, seperti: kerang, jeroan, daging, dll
 
Asam urat ini juga terkenal dengan nama rematik sendi atau rematik gout. Banyak orang yang hanya menyebut asam urat sebagai gout saja. Asam urat ini sering terjadi pada kelompok masyarakat dengan kemampuan sosial ekonomi yang tinggi. Disinyalir hal ini karena masyarakat pada golongan tersebut lah yang paling sering mengkonsumsi daging. Seseorang bisa dikatakan menderita asam urat jika kadar asam urat dalam darahnya meningkat. Kadar asam urat normal  dalam pria dewasa adalah 3,5 - 7,2 mg/dl dan pada wanita 2,6 - 6,0 mg/dl.
 
Berikut ini adalah penyebab asam urat:
  1. Kelainan proses metabolisme dalam tubuh. Yang dimaksud kelainan metabolisme ini adalah kelainan metabolisme monosodium glutamat
  2. Penumpukan zat - zat seperti kalsium oksalat, kalsium pirofosfat anhidrous, dan kalsium hidrogen fosfit
  3. Cairan tubuh yang sudah sangat jenuh dengan asam urat, baik karena produksinya yang meningkat, berkurangnya pembuangan melalui ginjal.
  4. Meningkatnya asupan makanan yang kaya purin
  5. Hilangnya aktivitas enzim urokinase. Enzim ini berfungsi untuk mengoksidasi asam urat menjadi allotonin, yaitu bentuk senyawa yang lebih mudah larut. Jika kadar asam urat sudah terlalu tinggi, enzim urokinase tidak akan mampu bekerja lagi
  6. Terdapat gangguan pada penyimpanan glikogen dan peningkatan metabolit laktat atau trigliserida

Jangan Berbicara yang tidak mengandung inti artikel..
- Berbicaralah yang baik
- Apalagi kalau anda hanya mencari BACKLINK

www.lihatin.com. Diberdayakan oleh Blogger.
Back To Top